Thursday, May 21, 2015

Format Penomoran KRL di Jepang

Teman - teman, pernahkah kalian naik KRL Eks-Japan railway di Jakarta ? kalau pernah, kalian pasti pernah melihat nomor yang terdapat diluar kereta ataupun di pojok dalam dan bertanya-tanya apa artinya. Mungkin kita menganggap itu hanyalah penomoran biasa dan tidak memiliki arti, padahal nomor - nomor tersebut memiliki arti yang dapat menunjukkan jenis dan kelas kereta tersebut. Seperti apa sih penjelasannya? Yuk kita simak tabel dibawah ini.



Sistem Penomoran KRL milik JNR

Berikut ini merupakan format penomoran KRL milik JNR setelah era privatisasi tahun 1959

Keterangan
Y
Z

A
B
C
-
XXX
Model Kereta
1.                   Penomoran kereta milik JR Grup ( kecuali No.2 dan Kereta milik JR Shikoku
Mo
Ha

4
8
5
-
96
KRL Seri 485 Kereta M
2.       Penomoran kereta milik JR East setelah seri E-351
Ku
Ha
E
2
3
1
-
21
KRL Seri E231 Kereta Tc

Y : Menunjukkan Jenis Kereta
Z : Menunjukkan Fasilitas dan Kelas Kereta
A : Menunjukkan Jenis Kelistrikan
B : Menunjukkan Peruntukkan Kereta
C : Menunjukkan Nomor Seri yang Mengikuti A dan B
X : Menunjukkan Nomor Urut Pabrikan

Untuk jenis kereta dibagi dalam 4 jenis, yaitu :
KuMo ( Mc ) : Kereta yang dilengkapi dengan kabin masinis dan motor
Mo ( M ) : Kereta yang dilengkapi dengan motor penggerak
Ku ( C ) : Kereta yang dilengkapi kabin masinis
Sa ( T ) : Kereta yang tidak dilengkapi dengan kabin masinis dan motor

Untuk fasilitas dan kelas kereta, dijelaskan seperti dibawah ini :


Klasifikasi
Simbol
Per 10 Mei 1969
Hingga 9 Mei 1969
Hingga 31 Mei 1960
Kereta Umum
RoNe
Kereta Tidur Kelas A
-
-
HaNe
Kereta Tidur Kelas B
Kereta Tidur Kelas 2
-
Ro
Green Car
Kereta Kelas 1
Kereta Kelas 2
Ha
Kereta Biasa
Kereta Kelas 2
Kereta Kelas 3
Shi
Kereta Makan  ( M )
Yu
Kereta Pos
Ni
Kereta Barang ( B )
Kereta Dinas
Ya
Kereta Dinas
E
Kereta Penolong
Ru
Kereta Barang Dinas

Klasifikasi Penomoran

Dibawah ini akan dijelaskan arti dari 3 digit nomor seri rangkaian KA / Kereta. Tabel dibawah menjelaskan arti penomoran digit pertama yang mendefinisikan sistem kelistrikan yang digunakan oleh rangkaian KA.

Nomor Jenis
Sistem Kelistrikan
Diluar Jenis Kelistrikan
Era JNR
JR Hokkaido
JR East
JR Tokai
JR West
JR Kyushu
1
DC
Bebas
DC
DC
DC
DC
Control resistance
2
Chopper, VVVF, Field Magnet
3
Kereta alloy, kereta khusus
4
AC DC no. 6 masih bebas
AC DC
Bebas
AC DC
AC DC
Control resistance, Chopper, Field Magnet
5
kereta khusus
6
VVVF
7
AC
no. 8 masih bebas
AC
AC
Control resistance, Chopper, Field Magnet, Thyristor, Kereta Low Floor
8
DC
kereta khusus
9
Bebas
Kereta Eksperimental
Spare
Bebas


Tabel dibawah menjelaskan arti penomoran digit kedua yang mendefinisikan peruntukkan rangkaian KA

Nomor Jenis
Pembagian Berdasarkan Peruntukkan
Era JNR
Era JR
Peruntukkan
Sejak 1970
JR Hokkaido
JR East
JR Tokai
JR West
JR Kyushu
0
Kereta Jarak Dekat
Model Komuter
Bebas
Model Umum
Bebas
Bebas
Model Umum
1
Model Suburban
Model Umum
2
Model Umum
Bebas
Bebas
3
4
Kereta Dinas / Bukan Untuk Penumpang
5
Kereta Jarak Jauh
Model Express
Bebas
Model Limited Express
Bebas
Bebas
Bebas
6
Bebas
7
Model Limited Express
Model Limited Express
8
Model Limited Express
Model Limited Express
9
KA Eksperimental
Kereta Dinas, Kereta Ukur, Kereta Eksperimental

Untuk penomoran digit ketiga, umumnya mengacu kepada angka ganjil ( 1, 3, 5, 7, 9 ). Dalam satu rangkaian KRL, biasanya diisi dengan subnomor genap, contohnya JR 205 memiliki kereta dengan nomor 204 dan JR 103 memiliki kereta dengan nomor 102.

Nah, berdasarkan penjelasan dari tabel diatas, untuk KRL Eks-JR East seri 205 memliki makna sebagai berikut : 

2 = Merupakan KRL dengan sistem kelistrikan DC
0 = Merupakan nomor yang menunjukkan sebagai KRL biasa ( Bukan Limited Ekspress atau High Speed )
5 = Nomor seri yang menunjukkan dia merupakan seri ke-3 setelah JR 201 dan JR 203

Apakah teman - teman sudah semakin paham mengenai nomor tersebut? jadi, kita tidak akan bertanya-tanya lagi apa makna yang tersembunyi dalam penomoran tersebut

No comments:

Post a Comment